Literasi Kripto Indonesia: Pengguna Tembus 22,93 Juta, Transaksi Justru Turun
Literasi kripto Indonesia sedang diuji oleh data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK): jumlah akun konsumen aset kripto mencapai 22,93 juta pada Juli 2026, naik sekitar 39 persen dibanding Juli 2025 yang sekitar 16,50 juta akun, tetapi nilai transaksi justru turun. Secara kumulatif, transaksi Januari sampai Juli 2026 tercatat sekitar Rp171,12 triliun, lebih rendah dibanding Rp276,45 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Transaksi Juli 2026 sendiri tercatat Rp20,52 triliun, turun 28,2 persen dibanding Juni dan sekitar 60,9 persen dibanding Juli 2025. Pesannya jelas: semakin banyak orang yang mengenal kripto, tetapi semakin sedikit uang yang berputar, karena penggunanya menjadi lebih selektif, lebih hati-hati, dan lebih menunggu momen yang tepat. Data ini juga tercermin dalam peringkat adopsi global. Indonesia turun ke peringkat 14 dalam laporan adopsi kripto global 2026, dengan metodologi baru yang mengukur aliran dana lewat layanan kripto, aktivitas peer-to-peer domestik, aliran ...