Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi Usaha

Dari Sumba hingga Pekalongan: 5 Pelajaran UMKM Binaan BCA Menembus Pasar Global

Gambar
UMKM binaan BCA pasar global bukan lagi sekadar wacana, setelah karya perajin dari Sumba Timur sampai Pekalongan mendapat sorotan dalam ajang Kawan Nusantara 2026. Program Bakti BCA bersama Tulola ini menggelar pameran keduanya di Bali, tepatnya di Tirtasada Lobby, The Meru Sanur, pada Rabu, 7 Oktober 2026, setelah sebelumnya sukses di Jakarta pada Juli 2026. Di sana, tenun pewarna alami Sumba Timur, batik Kampung Batik Gemah Sumilir Pekalongan, dan jenama alas kaki Marista Santividya diberi panggung yang sama: mempertemukan karya UMKM binaan dengan ekosistem kreatif yang lebih luas, dari kolektor, pelaku industri, sampai calon mitra pasar. EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyampaikan bahwa kekayaan tradisi dan kearifan lokal Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk yang mampu bersaing di pasar lebih luas. Menurutnya, pembinaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memp...

Festival Jajanan Bango 2026: 50+ Kreasi Kuliner dan 5 Pelajaran UMKM dari Hutan Kota GBK

Gambar
Festival Jajanan Bango 2026 yang digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2026, menghadirkan lebih dari 50 stan kuliner dalam empat kategori: Indonesian Originals, Fusion Creations, Bites, dan Desserts & Drinks. Dengan tema Culinary Culture Playground, festival ini bukan sekadar ajang jajan, melainkan panggung bagi UMKM kuliner untuk memperkenalkan kreasi mereka kepada ribuan pengunjung. Pemerintah Provinsi Jakarta pun berharap festival seperti ini bisa mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM, yang sebagian besar bergerak di sektor kuliner lewat program Jakpreneur. Festival Jajanan Bango 2026: Apa yang Membuatnya Berbeda Festival Jajanan Bango sudah berjalan selama 21 tahun, tetapi edisi 2026 terasa istimewa karena fokusnya pada cara pandang baru terhadap kecap dan kuliner Indonesia. Kepala Pemasaran Foods Unilever Indonesia Nuning Wahyuningsih menyampaikan bahwa yang perlu berubah bukan kecapnya, melainkan cara pandang kita terhadapnya: ke...

Dari Gerobak ke Ruko: Kisah Penjual Ketoprak Pandeglang Raup Rp800 Ribu per Hari

Gambar
Kisah penjual ketoprak Pandeglang ini adalah pengingat bahwa usaha besar sering berawal dari gerobak kecil dan kesabaran yang panjang. Mas Rudi, pemilik warung makan di Jalan Bank Banten Nomor 32, Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten, merintis usaha ketoprak Cirebon dengan gerobak dorong keliling sejak tahun 2007. Setelah dua tahun berjuang menjajakan dagangannya dari satu rute ke rute lain, ia memberanikan diri mengontrak ruko permanen pada tahun 2009 demi kenyamanan pelanggan. Kini, menurut laporan Bedain News pada Minggu, 25 Oktober 2026, usaha itu membukukan keuntungan bersih hingga Rp800.000 per hari. Angka itu adalah laporan dari sumber tersebut, dan kisahnya menyimpan pelajaran yang jauh lebih berharga daripada sekadar angka. Dari Gerobak Dorong ke Ruko: Perjalanan Mas Rudi Gerobak dorong adalah sekolah bisnis yang keras. Penjual harus bangun pagi, menyiapkan bahan, mendorong gerobak menyusuri rute, dan menghadapi cuaca tanpa kepastian pelanggan. Mas Rudi menjalani...

Dari Bandung ke Blok M: Pelajaran Ekspansi UMKM Kuliner dari Little Bandung GoFood

Gambar
Dari Bandung ke Blok M, kisah Little Bandung GoFood menjadi pelajaran ekspansi UMKM kuliner yang sangat relevan untuk pelaku usaha di seluruh Indonesia. Selama tiga hari, 23 sampai 25 Oktober 2026, lima pelaku kuliner asal Bandung hadir di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, lewat program Little Bandung by GoFood. Mereka tidak langsung membuka cabang, tetapi menguji pasar Jakarta terlebih dahulu, dan respons pasar itu menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan ekspansi yang lebih besar. Cara ini jauh lebih hemat dan lebih aman dibanding langsung menyewa tempat di kota baru. Bagi UMKM kuliner yang bermimpi go nasional, Little Bandung menunjukkan bahwa ekspansi tidak harus dimulai dengan modal besar, melainkan dengan langkah kecil yang terukur: hadir di satu titik keramaian, kenali pelanggan baru, lalu putuskan langkah berikutnya berdasarkan data, bukan sekadar feeling. Apa Itu Little Bandung GoFood dan Siapa Saja yang Ikut Little Bandung by GoFood adalah program yang menghadirkan ...

Peluang Usaha Musim Hujan 2026: 7 Ide Modal Kecil yang Laris Saat Hujan

Gambar
Peluang usaha musim hujan selalu menarik dibicarakan setiap kali curah hujan mulai meningkat pada Oktober hingga awal tahun berikutnya. Hujan memang menghambat aktivitas luar ruangan, tetapi ia juga menciptakan kebutuhan baru yang sangat nyata: orang ingin tetap hangat, tetap kering, pakaiannya tetap bersih, dan kendaraannya tetap terawat meski jalanan becek. Bagi pelaku usaha kecil, perubahan perilaku inilah yang menjadi peluang, asalkan produk dan layanannya benar-benar menjawab kebutuhan tersebut. Artikel ini merangkum tujuh ide usaha musim hujan bermodal kecil, cara memulainya, dan tips agar bisa berlanjut setelah musim hujan berlalu. Kenapa Musim Hujan Adalah Momentum Usaha? Alasannya sederhana: hujan mengubah prioritas belanja. Saat cuaca dingin dan jalanan basah, orang lebih memilih memesan makanan dari rumah, memakai jasa antar, dan membeli perlengkapan yang membuat mereka nyaman. Usaha yang biasanya sepi di musim kemarau bisa menjadi ramai di musim hujan, dan sebaliknya. ...

KKI 2026: Omzet UMKM Tembus Rp177,2 Miliar, 192 UMKM Dikontrak Buyer 16 Negara

Gambar
KKI 2026 omzet UMKM menjadi kabar menggembirakan dari dunia usaha kecil Indonesia: Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat total omzet penjualan Rp177,2 miliar selama empat hari pameran. Lebih dari itu, ajang tahunan Bank Indonesia ini juga menghasilkan kesepakatan ekspor senilai Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM dan pembeli dari 16 negara. Angka-angka ini bukan sekadar statistik pameran, melainkan bukti bahwa produk UMKM Indonesia semakin diterima pasar, baik di dalam maupun luar negeri. Apa Itu KKI dan Bagaimana Edisi 2026 Berjalan Karya Kreatif Indonesia adalah pameran tahunan yang diselenggarakan Bank Indonesia sebagai wadah bagi UMKM binaan untuk memamerkan produk, bertemu pembeli, dan menjajaki pasar ekspor. Edisi 2026 digelar selama empat hari, 20 hingga 23 Agustus 2026, di Hall A-B Jakarta International Convention Center (JICC), dengan tema "Memperkuat Sinergi untuk Mendorong UMKM Naik Kelas, Tangguh, dan Berdaya Saing". Pada penutupan pameran, 23 Agus...

Kuliner Indonesia Go Internasional: Ayam Penyet Viral di Bangkok, Pelajaran untuk UMKM

Gambar
Kuliner Indonesia go internasional bukan lagi sekadar mimpi, melainkan cerita yang sedang terjadi di depan mata. Ayam penyet sambal hijau yang viral di Bangkok, Nasi Padang yang antre panjang di Sydney, dan ayam gepuk yang menjamur di Malaysia adalah bukti bahwa rasa Indonesia punya daya tarik lintas negara. Bagi pelaku UMKM kuliner, cerita ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan peta jalan: apa yang membuat sebuah hidangan bisa diterima lidah asing, dan bagaimana usaha kecil bisa meniru polanya. Artikel ini merangkum fenomena kuliner Indonesia yang sedang mendunia, mengurai alasan kenapa hidangan-hidangan itu berhasil, dan menyusun pelajaran praktis yang bisa diterapkan UMKM kuliner di Indonesia, dari warung rumahan sampai usaha yang sedang bersiap naik kelas. Ayam Penyet Sambal Hijau Viral di Bangkok Salah satu cerita yang paling menarik belakangan ini adalah ayam penyet sambal hijau yang menjadi tren kuliner baru di Bangkok, Thailand. Hidangan ini dikenal lewat ayam gepuk, yaitu aya...

UMK Binaan MIND ID Naik Kelas: Kisah Bang Naga dari Nelayan ke Budidaya Modern

Gambar
UMK binaan MIND ID memberi contoh nyata bahwa naik kelas tidak selalu dimulai dari modal besar. Lewat program pembinaan kelompok usaha mikro dan kecil, holding BUMN industri pertambangan MIND ID mendorong pelaku usaha di daerah untuk memperbaiki kualitas, memperluas pasar, dan menembus pasar yang lebih besar. Dampaknya bukan hanya kenaikan pendapatan, tetapi juga lahirnya usaha yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerahnya. Salah satu contoh yang disebutkan MIND ID adalah budidaya kepiting cangkang lunak bernama Bang Naga di Desa Sukaramei, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Usaha ini bermula dari penangkapan ikan oleh nelayan, lalu berkembang menjadi budidaya modern berkat dukungan berupa cold storage, peralatan budidaya, dan kincir dari INALUM sejak 2019. Kisah ini layak dibaca bukan karena sensasinya, melainkan karena polanya bisa ditiru: pendampingan yang panjang, fasilitas yang tepat, dan akses pasar yang dibuka bertahap. UMK Binaan MIND ID: Pembinaan dari ...

UMKM Binaan BI Balikpapan Kantongi Potensi Transaksi Rp9,1 Miliar, Buyer Libya Terbesar

Gambar
  UMKM binaan BI Balikpapan baru saja mencatatkan kabar yang membanggakan: produk usaha mikro, kecil, dan menengah binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan menghimpun potensi transaksi hingga Rp9,10 miliar dari dua pameran besar, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 dan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Kabar ini disampaikan Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Capaian ini penting karena menunjukkan jalan nyata bagi UMKM daerah untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor, tanpa harus memiliki jaringan besar terlebih dahulu. Kuncinya ada pada kurasi produk, pendampingan, dan pertemuan langsung dengan pembeli lewat business matching di pameran. UMKM Binaan BI Balikpapan: Rincian Potensi Transaksi Rp9,1 Miliar Dari dua pameran tersebut, TEI 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, pada 14 sampai 18 Oktober 2026, menyumbang potensi terbesar. Sebanyak tujuh UMKM binaan dan mitra BI Balikpapan memper...

Usaha Ayam Suwir Modal Kecil: Pelajaran dari Sisuwir Samarinda yang Omzetnya Puluhan Juta

Gambar
Usaha ayam suwir terdengar sederhana: ayam yang disuwir-suwir, dibumbui, lalu dijual dalam berbagai varian rasa. Namun kesederhanaan itulah yang membuat usaha ini menarik, dan kisah Sisuwir dari Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi contohnya. Dalam liputan NusaSatu Official, pemilik Sisuwir, Ibu Kiki, dikisahkan berhasil membangun usaha aneka ayam suwir dari modal kecil hingga menghasilkan omzet puluhan juta rupiah. Artikel ini mengulas pelajaran dari kisah itu dan langkah praktis memulai usaha ayam suwir sendiri, tanpa mengarang angka atau detail yang tidak dilaporkan. Kisah Sisuwir Samarinda: Modal Kecil, Omzet Puluhan Juta Sisuwir adalah usaha mikro yang menjual berbagai olahan ayam suwir. Menurut deskripsi liputan yang menjadi sumber kisah ini, Ibu Kiki sebagai pemiliknya berhasil menjadikan usaha tersebut sebagai UMKM yang menghasilkan omzet puluhan juta rupiah dari penjualan aneka ayam suwir. Liputan itu tidak merinci angka pasti, jumlah gerai, atau tanggal berdirinya usaha, ...

Peluang Usaha Hijab 2026: 5 Ide Bisnis Fashion Muslim Modal Kecil dari Rumah

Gambar
Peluang usaha hijab sedang menjadi sorotan pada pekan ini setelah program Teras UMKM RRI Pro 4 edisi Rabu 21 Oktober 2026 mengangkat tema peluang bisnis di balik tren hijab, dengan menghadirkan Anjelina, pendiri Zevaline Hijab, dan Ayu Soraya, co-founder-nya. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan: hijab bukan lagi sekadar kebutuhan berpakaian, melainkan industri fashion yang trennya bergerak cepat, dari bahan dan warna hingga cara jualan lewat live shopping. Artikel ini mengulas lima ide usaha di balik tren hijab, modal yang dibutuhkan, dan strategi memulainya dari skala kecil. Mengapa Peluang Usaha Hijab Masih Terbuka Lebar Pasar hijab di Indonesia sangat besar karena hijab dipakai setiap hari oleh jutaan perempuan, dengan kebutuhan yang berulang: hijab harian yang nyaman, hijab formal untuk acara, hingga hijab olahraga yang praktis. Setiap musim menghadirkan tren baru, mulai dari bahan voal yang ringan, pashmina plisket, hingga hijab instan yang praktis dipakai dalam hitungan detik...

ORENJI Palembang: Minuman Jeruk Sejak 2022 yang Naik Kelas Berkat QRIS dan Pembinaan Bank Daerah

Gambar
ORENJI minuman jeruk Palembang adalah contoh bahwa usaha minuman sederhana bisa naik kelas bila dibarengi konsistensi produk dan dukungan yang tepat. Brand minuman jeruk segar besutan pengusaha lokal Vina Oktaria ini dirintis sejak tahun 2022 di Palembang. Empat tahun berselang, ORENJI dilaporkan konsisten menyajikan beragam varian minuman jeruk berkualitas yang diminati ribuan pelanggan, dan berkembang sebagai salah satu UMKM binaan Bank Sumsel Babel. Kisahnya diberitakan LinesNews pada Kamis 22 Oktober 2026, dan menjadi pengingat bahwa naik kelas tidak selalu dimulai dari modal besar, melainkan dari produk yang dirawat setiap hari. Artikel ini mengangkat kisah ORENJI berdasarkan laporan tersebut, dengan atribusi yang jelas. Informasi soal pendirian, jumlah pelanggan, dan bentuk pembinaan berasal dari laporan LinesNews 22 Oktober 2026. Bagian pelajaran bisnisnya adalah analisis redaksi yang bisa ditiru pelaku usaha lain, bukan klaim tambahan soal omzet atau jumlah gerai ORENJI yang ti...

UKM Pangan Award 2026: 3 UMKM Binaan Pertamina Menang, Ini 5 Pelajaran Bisnisnya

Gambar
UKM Pangan Award 2026 menjadi panggung bagi tiga usaha makanan lokal yang membuktikan produk Indonesia bisa bersaing lewat kualitas dan inovasi. Penghargaan tahunan dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan ini diserahkan pada pembukaan Pangan Nusa Expo 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Rabu 14 Oktober 2026. Tiga UMKM mitra binaan Pertamina keluar sebagai pemenang, masing-masing dengan cerita dan produk yang berbeda. Artikel ini mengenalkan ketiga pemenang UKM Pangan Award 2026, yakni Ning Niniek Bumbu Ireng, Bananania, dan Fisnack Kerupuk Kulit Ikan Patin, serta membedah lima pelajaran bisnis yang bisa ditiru UMKM lain dari perjalanan mereka. Tiga Pemenang UKM Pangan Award 2026 Penghargaan UKM Pangan Award adalah ajang tahunan untuk mengapresiasi pelaku UMKM yang mampu mengembangkan produk pangan lokal unggulan melalui inovasi, kualitas, dan daya saing. Pada 2026, tiga UMKM mitra binaan Pertamina meraih penghargaan tersebut se...