UMKM Binaan Pertamina Go Global di TEI 2026: MoU 3 Negara, Potensi Transaksi Rp3,28 Miliar

UMKM go global bukan lagi sekadar mimpi. Buktinya datang dari ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026: sebanyak 30 UMKM binaan Pertamina berhasil menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pembeli dari 3 negara — Hong Kong, Singapura, dan Oman — dengan potensi transaksi mencapai lebih dari Rp3,28 miliar. Kesepakatan bersejarah ini ditandatangani pada hari pertama pameran, dan menjadi bukti nyata bahwa produk lokal Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Kisah sukses ini layak menjadi inspirasi bagi jutaan pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Bagaimana madu dan camilan sehat dari Indonesia bisa menembus pasar Hong Kong hingga Oman? Dan pelajaran apa yang bisa ditiru pengusaha lain? Simak ulasan lengkapnya.


Ilustrasi produk UMKM binaan Pertamina di pameran Trade Expo Indonesia 2026

TEI 2026: Panggung Terbesar UMKM Indonesia

Trade Expo Indonesia (TEI) adalah pameran dagang internasional tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI. Tujuannya jelas: mempertemukan pelaku usaha nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara. Edisi ke-41 tahun ini digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City.

Tahun ini, PT Pertamina (Persero) memboyong 30 mitra binaannya yang bergerak di beragam sektor: komoditas, konveksi, body care & health care, craft & home living, serta food & beverage. Ragam produk inilah yang menjadi modal untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus membangun hubungan dagang dengan calon mitra internasional. Kementerian Perdagangan memfasilitasi langsung temu bisnis antara UMKM dan buyer asing, sehingga kesepakatan tidak berhenti di tataran wacana.

Yang menarik, ekspansi tidak berhenti di tiga negara penandatangan MoU. Henry menyebut produk Imago Raw Honey juga membidik Makau dan Maladewa dengan skema pengiriman bertahap selama satu tahun ke depan — strategi ekspansi yang realistis: kuasai satu pasar dulu, lalu replikasi ke pasar tetangga.


Dua Bintang: Madu Imago dan Camilan Famchips

Dua mitra binaan Pertamina mencatatkan kesepakatan bisnis paling menonjol pada hari pertama TEI 2026:

1. PT Imago Randau Harmoni (Imago Raw Honey) — menembus Hong Kong. Perusahaan ini menjalin MoU dengan perusahaan asal Hong Kong untuk penjualan produk Imago Itox Honey dan Imago Trigona Honey, yang difasilitasi langsung oleh Kementerian Perdagangan RI. Pemilik Imago Raw Honey, Henry, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan berkelanjutan dari Pertamina. "Berkat dukungan Pertamina, kami menjadi lebih percaya diri. Produk kami tidak hanya ditargetkan untuk pasar Hong Kong, tetapi juga merambah ke Makau dan Maladewa dengan pengiriman secara bertahap selama satu tahun ke depan," ujarnya.

2. PT Arjuna Triple Nine (Famchips) — menguatkan Singapura, membidik Oman. Produsen camilan sehat berbasis buah dan sayur bermerek Famchips ini berhasil melanjutkan kerja sama penjualan produk dengan perusahaan asal Singapura. Di kesempatan yang sama, perusahaan juga menjajaki pengembangan bisnis komoditas hasil pertanian dan perkebunan serta pengolahan hasil pertanian untuk pasar Oman. Direktur PT Arjuna Triple Nine, Hari Mastutik, menilai dukungan Pertamina di TEI 2026 membuka peluang untuk mewujudkan target bisnis yang selama ini ingin dicapai.

Kedua kisah ini membuktikan satu hal: produk olahan berbasis sumber daya lokal — madu hutan dan camilan dari buah-sayur nusantara — punya tempat istimewa di pasar global, asal dikemas dan dipasarkan dengan standar internasional.


5 Pelajaran untuk UMKM yang Ingin Go Global

1. Berani ikut pameran dagang, jangan cuma jualan di sekitar rumah

TEI, pameran daerah, hingga expo virtual adalah jalan pintas bertemu buyer serius. Banyak UMKM naik kelas bukan karena produknya tiba-tiba bagus, melainkan karena berani membawa produknya ke panggung yang lebih besar. Cari informasi pameran dari dinas koperasi-UKM daerahmu — banyak yang gratis atau disubsidi.

2. Siapkan produk berstandar ekspor sejak awal

Buyer internasional menilai kemasan, konsistensi kualitas, dan legalitas (sertifikasi, label, izin edar). Imago Raw Honey dan Famchips bisa menandatangani MoU karena produknya sudah siap secara standar. Mulailah dari hal kecil: kemasan yang rapi, informasi nutrisi yang jelas, dan masa kedaluwarsa yang tercantum.

3. Manfaatkan program pembinaan BUMN dan pemerintah

Pertamina, Bank Indonesia, dan berbagai BUMN lain punya program pembinaan UMKM: dari pelatihan, bantuan peralatan, hingga fasilitasi pameran seperti ini. Program seperti ini gratis dan terbukti mengantar UMKM ke pasar ekspor. Pantau terus informasinya lewat dinas terkait atau media sosial resmi BUMN.

4. Bangun relasi, bukan sekadar transaksi

MoU dengan Hong Kong, Singapura, dan Oman lahir dari proses temu bisnis (business matching) yang difasilitasi pemerintah. Dalam dunia ekspor, kepercayaan adalah mata uang utama. Datang, presentasikan produk dengan baik, tindak lanjuti setiap kontak — dari sanalah kesepakatan jangka panjang lahir.

5. Mulai dari pasar terdekat yang paling realistis

Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan negara-negara Timur Tengah adalah pintu masuk yang realistis bagi UMKM Indonesia: jarak dekat, selera yang mirip, dan banyak diaspora Indonesia. Tak perlu langsung membidik Eropa atau Amerika — kuasai dulu pasar regional, lalu naik kelas.


Ilustrasi UMKM Indonesia go global di Trade Expo Indonesia 2026

Penutup: Giliranmu Berikutnya

Kisah 30 UMKM binaan Pertamina di TEI 2026 membuktikan bahwa keterbatasan skala bukan halangan untuk go global. Dengan produk yang tepat, standar yang siap, dan keberanian tampil di panggung besar, potensi transaksi miliaran rupiah bukan mustahil diraih.

Ingin membaca kisah UMKM sukses lainnya? Jangan lewatkan artikel Trade Expo Indonesia 2026 sebagai pintu ekspor UMKM dan UMKM ISEF 2026 yang tembus pasar Belanda dengan potensi Rp4,4 miliar. Siapa tahu, giliran usahamu yang akan kami tulis berikutnya.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tren Discovery Commerce 2026: Pesanan UMKM Melonjak Lewat Live Shopping & Video Pendek

Video Commerce Indonesia Tembus 2,6 Miliar Transaksi: Ini Cara UMKM Ikut Panen

TREN CRYPTOCURRENCY TERBARU: APA YANG HARUS DIKETAHUI INVESTOR